Ketika mendengar kata komputasi awan atau dalam bahasa inggrisnya cloud computing, mungkin akan terbayang sebuah awan berwarna putih yang dapat menyimpan file-file komputer. Lalu dengan menyimpan file di awan, file tersebut dapat diakses dari mana saja, asal awan itu masih ada.
Pemikiran seperti itu tak sepenuhnya salah. Namun yang menjadi sarana penyimpanan bukan awan secara literal. Awan di sini adalah internet yang secara metafora dilihat sebagai awan.